noviaartikasari

This WordPress.com site is the cat’s pajamas

11 Makanan Penangkal Kantuk Saat Begadang

Begadang tidak dilarang asal ada tujuannya. Apalagi jika Anda harus belajar sebelum ujian atau terpaksa bekerja sepanjang malam untuk menyelesaikan tugas. Dengan demikian, Anda perlu makan makanan yang dapat membantu Anda tetap terjaga. Makanan yang dapat melawan kantuk biasanya memiliki beberapa karakteristik yang berbeda. Yang terpenting adalah makanan tersebut harus rendah glisemik atau mengandung sedikit gula. Berikut adalah tujuh makanan penangkal kantuk saat begadang, seperti dilansir Boldsky.

1. Kopi

Kafein hadir dalam minuman seperti kopi yang mampu merangsang otak untuk tetap terjaga. Stimulan ini membantu Anda tetap terjaga di malam hari. Tetapi, terlalu banyak minum kopi dapat menyebabkan gangguan tidur permanen lho. Jadi, jangan lakukan kebiasaan ini berulang-ulang. Lakukan saat Anda memang benar-benar membutuhkannya.
2. Telur

Telur memiliki jumlah kolin yang sangat tinggi dan dapat mempercepat metabolisme tubuh. Hal ini membuat Anda memiliki banyak energi untuk melawan kantuk.

3. Teh tanpa gula

Teh mengandung kafein dan nikotin. Tetapi, Anda harus minum teh tanpa gula untuk tetap bisa terjaga semalaman. Gula memberikan memang energi instan, tetapi membuat Anda merasa mengantuk setelah beberapa saat.

4. Buah pisang

Pisang adalah makanan terbaik untuk Anda, bila Anda ingin tetap terjaga semalaman. Pisang memberikan energi instan untuk bekerja di malam hari.

5. Tahu

Tahu adalah sumber protein yang sehat untuk tubuh. Tahu memiliki asam amino dan cukup ringan untuk perut Anda. Makanan ini dapat membantu Anda tetap terjaga dan tidak bikin gendut.

6. Sop ayam

Bila Anda ingin tetap terjaga, Anda bisa mengonsumsi daging tanpa lemak. Sup ayam hangat dipenuhi oleh asam amino sehat yang tidak akan menaikkan kadar gula darah Anda.
7. Kenari

Kenari memiliki banyak asam lemak omega-3 yang dapat memberikan Anda banyak energi untuk tetap terjaga dan waspada di malam hari.

8. Tomat

Tomat memiliki banyak kandungan Vitamin C. Nutrisi ini dapat memberikan tubuh Anda banyak energi dan membantu Anda memerangi kantuk.

9. Buah alpukat

Buah alpukat yang tidak manis sangat ideal untuk membuat tubuh Anda tetap terjaga dan segar ketika begadang. Alpukat juga memiliki kandungan gula yang sangat sedikit lho. Jadi, itu tidak bikin Anda jadi gendut.

10. Apel

Apel membantu tubuh Anda menciptakan lebih banyak sel darah merah yang membawa oksigen sehingga dapat meningkatkan kapasitas darah Anda. Ketika banyak oksigen masuk ke tubuh Anda, Anda dapat tetap terjaga lebih lama. Apel juga kaya akan zat besi sehingga ampuh untuk memerangi kantuk.

11. Minum air

Ketika tubuh Anda terhidrasi, Anda tentu merasa lebih energik. Hal ini dikarenakan air juga dapat mempercepat metabolisme untuk memberi Anda lebih banyak energi. Jadi, pastikan Anda minum 8-10 gelas air dalam sehari untuk menghindari kantuk.

Inilah sebelas makanan yang dapat membantu Anda melawan kantuk saat begadang di malam hari. Selamat mencoba!

http://www.kompasberita.com/2013/03/11-makanan-penangkal-kantuk-saat-begadang/#more

2 Komentar »

Mangga Berkhasiat Turunkan Gula Darah

Gambar

KOMPAS.com – Mangga merupakan buah super yang sarat vitamin dan memiliki beragam khasiat pencegahan penyakit. Penelitian terbaru menunjukkan kandungan polifenol dalam mangga berpotensi mencegah obesitas dengan cara menurunkan kadar gula darah.

Buah yang lezat ini juga diketahui mampu melawan reaksi inflamasi pemicu kanker. Penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi Experimental Biology 2013 menyebutkan, peningkatan kadar gula darah bisa menyebabkan diabetes atau obesitas.

Polifenol adalah jenis mikronutrien yang ditemukan dalam tanaman. Beberapa penelitian telah mengaitkan polifenol dengan berbagai manfaat pencegahan penyakit.

Mangga termasuk buah yang kaya polifenol, termasuk jenis antioksidan seperti mangiferin yang akan meningkatkan metabolisme dan melawan diabetes, quercetin yang melawan inflamsi dan hipertensi, serta kaempferol yang menghambat pertumbuhan kanker.

Dr.Edralin Lucas dari Oklahoma University melakukan penelitian terhadap 20 orang obesitas. Mereka diberikan 10 gram buah mangga yang sudah dikeringkan untuk dikonsumsi setiap hari selama 12 minggu.

Di akhir periode studi, kadar gula darah para partisipan diukur dan diketahui adanya penurunan yang signifikan. Meski begitu tidak ada perbedaan dalam kadar lemak tubuh.

Lucas menjelaskan hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian pada hewan yang menunjukkan konsumsi mangga menurunkan kadar gula darah pada tikus yang diberi makanan tinggi lemak.

Sementara itu penelitian lain akan buah mangga dilakukan oleh Dr.Susanne Mertens-Talcott dari Texas A&M University. Ia menemukan polifenol dalam mangga menghambat respon inflamasi pada sel kanker dan nonkanker yang diisolasi di laboratorium.

Akan tetapi penelitian Mertens-Talcott itu masih harus ditindak lanjuti dengan penelitian pada manusia.

Meski begitu penelitian ini memperkuat studi-studi sebelumnya yang mengungkapkan bahwa polifenol pada mangga menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dan mengurangi ukuran tumor pada tikus. Kandungan tertentu yang disebut gallotannins juga membantu mematikan sel-sel kanker kolon tanpa merusak sel yang sehat.

Tinggalkan komentar »